The Role of the OJK and PPATK in Law Enforcement against Banking Crimes in Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.70826/jsisnu.v3i1.1250Keywords:
Banking Crimes, OJK, PPATK, Money Laundering, Special Criminal LawAbstract
Banking is a strategic pillar in supporting the national economy, but this sector is vulnerable to criminal acts that threaten financial stability. This study aims to examine the types of banking crimes and analyze the crucial role of two main institutions, namely the Financial Services Authority (OJK) and the Financial Transaction Reports and Analysis Center (PPATK), in preventing and eradicating them. Banking crimes are defined as unlawful acts related to banking business activities and are subject to criminal penalties, including violations of licenses, bank secrecy, and unauthorized business activities, many of which are integrated with money laundering. The OJK functions as a regulator and supervisor that ensures bank compliance with prudential banking principles and Good Corporate Governance (GCG). Meanwhile, PPATK, as a Financial Intelligence Unit (FIU), focuses on analyzing Suspicious Financial Transaction Reports (LTKM), tracing the flow of funds (financial tracing), and monitoring compliance with Anti-Money Laundering and Prevention of Terrorism Financing (APU-PPT). The synergy between the OJK's supervisory function and the PPATK's financial intelligence is the main key in maintaining the integrity and public trust in the Indonesian financial system.
Downloads
References
Nelson, N. (2017). Memahami Dan Menghindari Tindak Pidana Perbankan. Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 38/Pojk.03/2019 Tentang Penerapan Manajemen Risiko Pada Bank Umum. Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan, 2019.
Prasetyo, R., R. Pradityo, Dan R. Tri Mayasari. (2021). “Kebijakan Hukum Pidana Dalam Upaya Penanggulangan Tindak Pidana Pencucian Uang Yang Dilakukan Oleh Korporasi.” Jurnal Hukum Vol. 30, No. 1
Sapardjaja, K.E. “Beban Pembuktian Terbalik Dalam Praktik.” Makalah Disampaikan Pada Seminar Nasional Kajian Tindak Pidana Pencucian Uang Dari Teori Hukum Pidana & Praktik, Surakarta, 10 September 2013. Dikutip Dalam Halif, “Pembuktian Tindak Pidana Pencucian Uang Tanpa Dakwaan Tindak Pidana Asal.” Jurnal Yudisial 10, No. 2 (12 September 2017): 190..
Simamora, Daniel, Mahmud Mulyadi, Marlina Marlina, Dan Mahmul Siregar. “Peranan Otoritas Jasa Keuangan Dalam Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang Yang Menggunakan Bank Sebagai Instrumen Kejahatan.” Locus: Jurnal Konsep Ilmu Hukum 2, No. 1 (17 Maret 2022): 1–11. Https://Doi.Org/10.56128/Jkih.V2i1.2.
Sitompul, Z. “Seluk Beluk Tindak Pidana Korupsi Di Sektor Perbankan,” Https://Zulsitompul.Wordpress.Com/ 2011/02/23/Tipikor/, (Diakses Tanggal 26 Desember 2018, Pukul 19.38 Wit).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Farhan Fathur Rahman, Indah Sari Br. Barus, Qori Asvifah Bintang, Rafly Alikhsan Sikumbang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










